Halloween party ideas 2015

(Proses Pemasangan Rangka batas Dusun)

(Proses Pemasangan Simbol Garuda)

(Proses Pemasangan Simbol Garuda)
Batas Dusun adalah sebuah penanda yang digunakan untuk mengetahui suatu batas dari setiap dusun. Disini kami melakukan kolaborasi dengan perangkat desa. Mengenai pembuatan batas dusun yang direncanakan membuat batas dusun secara permanen dengan menggunakan bahan utama semen dan pasir. Untuk pembuatan desainnya sendiri dibuat dengan bantuan rekan – rekan yang sedang melaksanakan kegiatan KKN. Untuk proses pembuatannya sendiri kami di bantu dengan ahli konstruksi yang sudah dipercaya oleh perangkat desa untuk pengerjaannya. Dengan adanya batas Dusun ini diharapkan nantinya dapat mengetahui Dusun – Dusun yang ada di Desa Mrandung ini sendiri.

Mengajar, adalah salah satu bentuk dari mengabdi dalam bidang pendidikan. Salah satu kegiatan kami disini adalah mengajar untuk PAUD atau Pendidikan Usia Dini. PAUD di Dusun Gintongan diselenggarakan setiap hari senin, rabu, dan sabtu. Tempat pelaksanaan PAUD sendiri bukan digeung sekolah, melainkan di rumah warga setempat. 

Kegiatan ini dilaksanakan guna membantu para pengajar dalam mengajar dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar Dusun Gintongan. Disela – sela kegiatan mengajar PAUD juga diimbangi dengan olah raga dan jalan – jalan mengelilingi Dusun guna melepas penat dalam belajar.

Mebel, adalah salah satu dari kerajinan konstruksi kayu yang ada di desa mrandung. Tahukah anda jika serbuk gergaji kayu dapat di sulap menjadi sebuah kerajinan sekaligus media pembelajaran?. Di Desa Mrandung dengan sejuta pesonanya memiliki banak sekali keunggulan salah satunya dibidang konstruksi. Disisi lain juga dapat menimbulkan limbah, dalam hal ini limbahnya adalah serbuk kayu hasil dari pemotongan kayu. Limbah ini biasanya dibakar begitu saja. Alangkah RUGInya menurut kami. Segingga muncullah ide untuk memanfaatkan serbuk kau tersebut hingga disulap menjadi boneka horta.

Boneka horta adalah sebuah media tanam tumbuhan dalam bentuk boneka. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kreasi dan minat anak anak untuk lebih giat belajar. Cara pembuatan boneka horta sangat mudah. Cukup siapkan stocking, karet gelang, kain flanel, berbagai pernik, dan lem tembak.

Pertama potong terlebih dahulu stocking secukupnya kemudian isi dengan serbuk kayu. Padatkan isinya setelah itu isi dengan biji bijian kemudian bentuk menyerupai boneka. Ikat setiap bagian tangan, kaki, leher, dan telinga dengan karet. Selanjutnya hias dengan kain flanel dan pernik, lekatkan dengan lem tembak.

(Pasar Dadakan Desa Mrandung)
            Kondisi wilayah desa Mrandung sangat mendukung tingkat perekonomian warga desa Mrandung terutama untuk bertani dan nelayan. Petani di desa Mrandung merupakan petani musiman, artinya apabila musim hujan tiba maka petani akan menanam padi dan saat kekeringan melanda, petani akan memilih menanam palawija.

(Proses Penanaman Padi)
Selain sebagai petani dan nelayan, warga desa Mrandung juga banyak yang bekerja keluar daerah atau keluar negri.  Ada juga warga desa Mrandung yang berdagang, ada juga yang berwirausaha meubel dan sebagainya. Persentase mata pencaharian warga desa Mrandung adalah : 70% sebagai petani, 10 % sebagai nelayan, 5 % berdagang, 10 % merantau, dan 5 % lainnya.

Bambu adalah sesuatu yang umum dan sering kita jumpai. Bambu biasa digunakan untuk membuat konstruksi antara lain kandang ternak, pagar rumah. Di Desa Mrandung Bambu disulap menjadi sebuah kerajinan tangan yang berdaa jual tinggi berupa lampu tidur dan lampu hias. Bahan ang dibutuhkan cukup sederhana, yaitu golok, gergaji, alat pahat ukir, palu, amplas dan tidak ketinggalan bahan utamanya adalah bambu.
Pertama kita potong bambu menjadi 1 ruas. Kemudian kita kupas kulit bambu terlebih dahulu. Setelah itu kita jemur potongan bambu tersebut beberapa hari kurang lebih satu minggu, fungsinya agar bambu tetap kuat dan kokoh saat proses pengukiran nanti. Setelah bambu di jemur dilanjutkan dengan melukis motif ang akan di ukir nantinya. Kemudian ukir menggunakan alat ukir ataupun gergaji. Setelah selesai mengukir dilanjukan dengan proses penghalusan dengan menggunakan amplas.

            Struktur pemerintahan desa Mrandung sebenarnya sudah berjalan sejak lama bahkan jauh sebelum kemerdekaan di cetuskan. Akan tetapi berdasarkan dokumen negara dan catatan yang dimiliki oleh perangkat desa Mrandung, awal pemerintahan desa Mrandung dimulai dari tahun 1938 dengan beberapa pergantian kepala dusun. Dalam catatan perangkat desa Mrandung, tidak diketahui jelas masa jabatan masing-masing kepala dusun, hal tersebut dikarenakan tidak adanya pencatatan pada masa pemerintahan desa terdahulunya. Sehingga untuk sejarah pemerintahan desa Mrandung hanya bisa di ceritakan dan di informasikan melalui mulut ke mulut. Berikut adalah nama-nama kepala desa yang pernah menjabat sebagai kepala desa di desa Mrandung :
  • Bapak Arjani (tidak diketahui tahun jabatannya)
  • Bapak Srialam (1938 -1947)
  • Bapak Maruki (1948- 1971)
  • Bapak Sakdiri (1972 – 1995)
  • Bapak Subairi (1996 – sekarang)

            Desa Mrandung merupakan salah satu desa yang terletak di kecamatan Klampis kabupaten Bangkalan. Jarak desa Mrandung dari kota Bangkalan yaitu 18 KM dan dapat ditempuh dengan waktu selama 1 jam menggunakan kendaraan umum. Sedangkan jarak desa Mrandung dengan kantor kecamatan Klampis yaitu sekitar 5 KM. Kondisi geografis desa Mrandung sangat cocok untuk mendukung mata pencaharian utama penduduk desa Mrandung yakni sebagai petani dan nelayan. Luas tanah desa Mrandung sekitar 283,2 Ha. Lokasi desa Mrandung terletak 37 meter diatas permukaan laut.
            Desa Mrandung memiliki jumlah penduduk sekitar 2500 jiwa, yang terbagi menjadi 450 KK. Desa Mrandung terdiri dari tiga dusun, yakni dusun Gintongan, dusun Rampak dan dusun Mrandung. Desa Mrandung berbatasan dengan beberapa desa tetangga, diantaranya adalah :
  • Sebelah utara : laut jawa
  • Sebelah selatan : desa Tubedung
  • Sebelah barat : Laut
  • Sebelah timur : desa Bulukagung 

Diberdayakan oleh Blogger.